Tok tok tok. Bokepindo Mas Anto. Tubuh kami menggelinjang dengan hebat, kami berteriak dan tidak perduli jika ada orang lain yang mendengarnya.“Akhh.. “Kerja di mana sih?” Pertanyaanku mulai menjurus hal-hal yang personal. Akh..”.Kurasakan tubuh Della juga mulai bergetar dan bergerak-gerak dengan irama yang liar. Kamu belum mau keluar juga.. Akhirnya dia setuju dan mukanya menjadi cerah. Rencananya besok aja sekalian berkemas. Rasa penat masih terasa di badanku. Toh aku tidak berniat memacarinya. “Apoteker yang punya obat-obatan lengkappun masih mengandalkan Tabat Barito. Dia kelihatan ragu hendak mengatakan sesuatu. Aku berpikir, kalau saja dia tidak memerlukan pertolonganku, mungkin dia tidak akan mengajak berkenalan. Kalau saja dari tadi.. Ouchhggakhh,” Kurebahkan tubuhku diatas tubuhnya dan kupeluk dengan rapat. “Iya, untuk tugas dari kantor,” jawabnya. Akh.. Belum Mas, mataku tidak bisa terpejam. Pasti aku..” “Akh..




















