Lalu tepat pada jam 12 malam barulah jimat itu terpasang pada bawah ranjang Dina dan menjelang pagi mereka terus melakukan hubungan seksual dengan menggebu-gebu. Lalu Dina tertidur dan tidak menyadari hari telah pagi dan sang dukun telah pergi, sedang Dina merasa tubuhnya pegal-pegal dan tulangnya serasa mau lolos. XXNX saya mau diapakan Mbah?” tanyanya. Lalu tangannya menggapai tangan Dina dan berkata, “Sebaiknya kita berdua melakukan seperti saat Ibu di gubuk saya, sebab jika tidak para jin yang membantu saya akan lari dan tidak mau menolong Ibu,” kata mbah dukun. Lalu Dina masuk ke gubuk dan duduk di lantai. Oleh sebab itu Dina sering merenung dan berpikir apakah selama ini ia tidak melayani kebutuhan dan kesenangan calon suaminya, namun semua itu ia rasa tidak mungkin dan sepengetahuannya ia selalu melayani dan melaksanakan kesenangan dan




















