Tentu saja waktuku banyak tersita untuk mendidik Rizal.Mas Bambang berkerja di perusahaan swasta yang bergerak dibidang produksi kayu, sedangkan aku hanya tinggal di rumah. Jumlahnya sekitar sepuluh juta rupiah. Bokepindo Ketika pintu kamar di ketuk oleh Mas Bambang, beberapa saat kemudian pintu kamar terbuka, dan kulihat Bondan menyambut kami dengan hangatnya, Suamiku tidak berlama-lama, kemudian ia menyerahkan diriku kepada Bondan, dan kemudian berpamitan.Dengan lembut Bondan menarik tanganku memasuki ruangan kamarnya. Tetapi belakangan ini dia selalu pulang terlambat. Kadang-kadang ia memberikan uang belanja lebih padaku. Mas Bambang berjanji untuk melunasi utangnya itu. Aku menyadari Mas Bambang sedang suntuk, jadi lebih baik aku menahan diri. Pernah ketika kutanyakan, kemana saja kalau pulang terlambat.




















