Rupanya dia sudah betulbetul terbius nafsu dan tidak ingat lagi akan kehormatannya sebagai Seorang Guru. XXNX Pak Irfan menjawab, Ah! Saya mau ke warung di ujung jalan situ. Pak Irfan menjawab, Ah! Kok sepi banget Pak, rumahnya.Dia tersenyum, Saya kost di sini. Akupun langsung beranjak ke sana. Selesai ngajar, ya Pak. Setujuu…Ketika Pak Irfan mengambil posisi untuk duduk langsung aku mendekat karena memang aku senang akan kegantengannya dan kontan temanteman ngatain aku. Emang sempat dibaca semua, ya Pak?.Dia menjawab sambil memasukan sesendok penuh nasi goreng ke mulutnya, Yaa..aah, belum semua. Kemudian Pak Irfan masuk membawakan handuk khusus untukku. Lalu dia mengajak masuk ke dalam, Ooo, begitu. Lalu dia berdiri dari duduknya, Kamu tunggu sebentar ya, di rumah.




















