Tiap pasang berjalan dengan bergenggaman tangan erat. Mama ikut meminjamkan gaun yang langsung kutolak. XXNX Hari itu hari valentine, di mana biasanya insan memadu cinta, menyingkirkan duka dan dendam. Kubuka pintu masih dengan perasaan kaget yang belum hilang. Dia berada di sana. Mereka yang jauh dari keluarga saling berkumpul dan bersenang-senang sembari mencari kenalan baru. Perayaan pun dimulai dan tiba tiba aku disadarkan oleh sebuah paduan suara merdu yang diiringi piano. Tiba-tiba aku kehilangan bayangannya. Dia menjulurkan tangan kanannya sambil tersenyum,
“gue Arry, baru sekarang bisa resmi kenalan, elo siapa?”.Kubalas juluran tangannya sambil menyebutkan namaku. Sambil duduk di lantai, dia meletakkan kepalanya di pangkuanku.Ketika film setengah berjalan, Arry mencoba untuk menyentuh tubuhku lebih. Tiap pasang berjalan dengan bergenggaman tangan erat.




















