karena posisi tubuhku yang mirip posisi anjing, sementara semburan AC tepat di depan mukaku. Gembira hatiku melihat hasil rekapku, kuperiksa lagi dan semua tepat, tidak ada kesalahan lagi kurasa.Hanya saja hari sudah merambat ke malam, jam dinding menunjukkan pukul 20.14, langit telah gelap di luar sana, penerangan di kantor pun sudah dikurangi. XXNX Kadang sebagai selingan kalau sudah benar-benar suntuk, aku membuka sejenak situs kisah-kisah erotis seperti cersex. Tak selang berapa lama aku tahu akan segera ejakulasi, ia pun langsung meningkatkan tempo permainannya. “Ah si non pura-pura ga tau aja… itu lho, yang tadi sore…yang Non liat di ruangannya Pak Hendro tadi…” sindir Pak Oskar tersenyum mesum, “itu sih udah sering kok Non hehe…saya aja sudah pernah beberapa kali mergokin mereka gituan abis jam kantor”Aku terdiam tidak bisa berkata apapun, jantungku berdetak kencang,










