keluarga Tante Layani Pelanggan Om Sangean: hangat, jenaka, namun mengharukan. Bokepindo Review menilai chemistry, konflik rumah, dan ending melegakan. Minus: momen mewek melimpah. Cocok buat family time. Klik untuk mulai.
Nanti kalau yu Darmi kepengin bisa ngajak aku kan tiap hari kita ketemu di kiosku.”
”Mas Ardi ini kok ada-ada saja….dasar bocah gendheng…” jawabnya. Untuk mengurus itu prosesnya cukup rumit sedangkan mereka cukup buta terhadap proses birokrasi. Akupun berbaring di sisinya dan memeluknya dengan mesra. Dalam perjalanan pulang yang harus menempuh sekitar 20 km itu tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Kami pun memesan minuman panas untuk menghangatkan tubuh kami yang kedinginan.“Wadhuh…bajunya basah semua ini mas…gimana ya” kata yu Darmi begitu kami sudah duduk di dalam kamar dan menikmati kopi panas. “Mas duduk dulu…aku tak ganti baju dulu yo…” Yu Darmi mempersilahkanku masuk rumahnya dan pamitan mau ganti pakaian.



















