Aku jilati ‘Ms. Ketika sampai di rumah Anisa, aku disuruhnya langsung pulang, enggak enak sama tetangga katanya. XXNX Pelukan kami semakin erat, seiring dengan kencangnya deras hujan yang dingin. Sampai tengah hari, kami mulai memasuki kawasan yang berhutan lebat dengan satwa liarnya, yang sebagian besar terdiri dari monyet-monyet liar dan galak. Kami tak peduli lagi dengan dinginnya malam, gatalnya semak-semak. Kami saling ganti posisi, Anisa meminta aku dibawah, dia diatas. Kami sepakat untuk menjodohkan anak kami kelak, jika Tuhan mengijinkannya. Penny’ku masuk kedalam ‘Ms. Aku diajaknya ke sebuah Hotel disebuah kota, yah seperti perpisahan. basah semua, tolong pakein aku jeketmu dong ?” pinta Anisa. Malam semakin larut, hujan sudah reda, bintang-bintang di langit mulai bersinar. Penny’ku. Penny’ku sepanjang perjalanan di Taxi itu. Anisa meraih tanganku dan menempelkan ke payudaranya.




















