Aku pun tertidur, dengan perasaan lega. Bokep indo “Gimana, komentar dong.”“Ada filmnya nggak?” “Nggak ada, tapi kalau yang asli justru ada”, kataku sambil bergurau. Rasa geli dan nikmat bercampur jadi satu. Tetapi kulihat seseorang memasuki halaman dan aku segera menguakkan korden agar lebih jelas siapa yang memasuki halaman itu.Aku kaget dan gembira, ternyata yang datang adalah Eva, saudara sepupuku yang kuliah di Surabaya, semester pertama, usianya sekitar 19 tahun. Sepintas ia melihat dinding di sekeliling kamarku, yang penuh dengan gambar telanjang. Memasak air, menyapu mencuci piring selalu diselingi dengan adegan percintaan.Sampai sore hari ia berpamitan kembali ke Surabaya melanjutkan kuliahnya. Beberapa menit kemudian ia sudah tertidur dengan pulas. Kucium keningnya, pipinya dan bibirnya. Keputusanku adalah menikmati saja peristiwa ini. “Kalau begitu ada gambar yang lebih porno lagi dong..” “Ada, mau lihat?” Sebelum menjawab, kuambilkan




















