“Buu Tomy mau keluaar buu…, Aduuh buu.., enaak bangeet”. XXNX Aku sungguh terpesona dengan kulit ibuku yang putih bersih dan mulus dengan buah dadanya yang besar menggantung indah. Toh, ibu tidak akan kabur.., justru kalau kita tidak hati-hati, semuanya akan bubar deh”. “Toom…, ibu juga. Aku juga nggak enak pakai kamar tidurmu. Kalau ketahuan orang bisa geger deeh”, jawab ibuku. Malam itu sungguh sangat berkesan dalam hidupku. “Okey…, buka dulu ritsluitingnya” , katanya. Aku ciumi, kuraba, kuelus semuanya, dari bibirnya sampai pahanya yang mulus. Tapi tidak boleh begitu. Sebenarnya kaca mobilku juga sudah gelap, sehingga tidak takut ketahuan orang. Ibu belum pernah merasakan seperti ini”. Aku tidak tahan lagi memandang keindahan ibu mertuaku telentang di depanku.



















