Praamm.. akuu.., ee.., belum tuntas ucapanku, Widya memotong, Iya sayang, Mbak tau..! XNXX Kurang lebih 10 menit dia diam saja.Aku kembali bertanya, Maaf Mbak, di daerah mana sih rumahnya..?Si wanita cuma terdengar menghela nafas, Taulah Mas, saya malas pulang, terserah Mas mau mengajak kemana. Mbaakk..! hmm.. jawabku sekaligus memuji namanya sunguh-sungguh. enak juga ya Mbak..? tanyaku setengah tak percaya.Sebagai jawabannya, si wanita yang duduk membonceng di belakang motorku itu malah melingkarkan tangannya memeluk pinggangku. Mau nggak..?Glek! Yaahh.., gitu dong.. sstt.. Yang penting saya enak, habis mulut & lidah kamu itu lho bikin saya terbang ke awang-awang, nggak tau deh kalau senjata kamu itu bisa bikin saya juga terbang melayang nggak..Widya menanggapi keseriusanku dengan kerlingan nakal matanya yang menggoda.




















