Hadiah apa yang kamu mau?!” kembali Pak Anton bertanya dengan kewalahan. Kamu mau ini kan?” ejek Pak Anton. Bokepindo Pak Leo juga?!” tanya Sasha dengan nada tinggi penuh emosi pada Aldy.“Ssst! Kita punya banyak waktu untuk bersiap-siap!” gumam Pak Anton.“Ayo, ikut saya!” Pak Anton menarik lengan Sasha dan membimbingnya ke kamar mandi. Nah, ini dia! Lagian kamunya juga sih! Pak Anton sendiri tak hentinya terkagum-kagum melihat pemandangan itu.Pak Anton segera beranjak keluar dari bathtub itu dan mengambil sebuah baki kayu yang berisi sabun, sponge, shampoo dan berbagai peralatan mandi. Ia amat terkejut hingga tidak percaya akan syarat yang diucapkan Pak Anton barusan.“Apa…?!”“Wah, ternyata belum jelas ya?”, Pak Anton menggelengkan kepalanya sejenak. Nah, ini dia!




















