Tiba-tiba, Erik menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Maria. Bokep indo Apa kau kenal dengan anak ini?”, tanyanya. “Mulai saat ini, aku-lah yang akan merawat dan mengurus Maria. Yang paling menyedihkan adalah, aku sama sekali tidak pernah dikenalkan ataupun berjumpa dengan kerabat ayah maupun ibu. “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku. “Aaahh..!!”
Aku menjerit dan mulai menangis lagi. Aku memilih untuk diam. Tak lama, Aryo temanku yang sepertinya suka denganku datang, sambil menyerahkan hadiah, dia mencium kedua pipiku. Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku.




















