“Kenapa?” tanyanya. Istriku terpaksa harus keluar dari kantornya yang bangkrut akibat krismon. XXNX Kadang-kadang merasa sepi juga..”“Lho, katanya sedang dekat sama Mister..”
“Kata siapa?” katanya memotong seolah memprotes omonganku. Saat itu posisiku setengah rebahan dan menyandarkan kepalaku pada sandaran sofa. Istriku kurasakan mulai dingin dan tak jarang menolak bila kuajak berhubungan intim. Inilah pertama kali Maryati masuk ke sini. Apalagi waktu itu aku dengar ia sedang menjalin hubungan dengan manajer sebuah perusahaan asing, seorang ekspatriat. Dulu waktu masih remaja aku juga sering melakukannya dan mendapatkan kepuasan dari situ. Bahkan menurutku lebih mesra dibandingkan dengan mantan istriku yang dulu (sebenarnya aku tak ingin membuat perbandingan, tapi itu sulit kuhindari dan memang demikianlah kenyataannya).Waktu pertama kali kenal dengan Maryati, aku tak pernah mempunyai pikiran untuk menjadi orang terdekatnya. Kini gantian aku yang tertawa mendengar permintaannya yang




















