Anti, terima kasih sudah pernah mencintaiku.,,,,,,,,,,,,,,,,,, Dengan wajah yang masih pucat, ranti pun kembali mengocok penisku dengan tangannya. Ku persilahkan gadis itu duduk sambil menunggu aku mengecek kendaraannya.“Wah, kena paku nih mbak…”, setelah ku cek, ternyata ini adalah paku yang sering kami tebarkan setiap malamnya. XXNX Memang sesuatu yang wajar bagi orang tua untuk melihat anaknya bahagia. “Ini nomor hp saya, kalau saya gak kembali, cari saya aja mas…”, merasa tidak enak, gadis itu mencatatkan nomor hp nya ke kertas kosong, dan ia serahkan bersama KTPnya. Pikiranku mulai resah, aku bertanya kepada ranti melalui sms, ia pun jujur padaku, orang tua nya ingin yang terbaik untuk ranti.




















