aku merabanya. Oooh, senyumnya manis sekali. Bokepindo Si bukit kembar yang kenyal. Oh tidak. Mohon maaf bahwa ada kerusakan teknis yang menyebabkan lampu tidur tidak dapat menyala,” kata kenek bus itu mengagetkan aku.“huuuuu,” para penumpang menyahut serentak. Penuh kemenangan. Langgananku selama 2 tahun terakhir.“Mbak, Sumber Alam yang Bisnis belum datang ya?” tanyaku kepada seorang petugas loket. Aku turuti. Perjalanan yang panjang menuju Yogyakarta.————Aku melirik jamku. Apabila dililhat dari jauh, seperti orang yang tangannya kedinginan karena AC. Meremas pangkal dadanya. Hidup serasa jalan tol, tanpa rintangan, mulus tanpa gejolak, penuh aturan. Aku tetap berkeras. Dia kemudian menahan tanganku. Untung aku ada sweater yang bisa menutupi si “burung” nakal. Aku merasakan bahwa dia memakai BH yang berenda.




















