Aku mencari WC. XXNX Aku bertanya-tanya dalam hati apakah ia tahu aku mengintipnya tadi. Bu Astrid kirim SMS. “Pangil aku Astrid saja. Ambil saja! Ia acap kali mencuri pandang ke arahku dari duduknya di mobil. Hasilnya nihil. Ia acap kali mencuri pandang ke arahku dari duduknya di mobil. Selebihnya, ia tidak bicara lagi. Kalau biasanya ia duduk tepat di belakangku, kali ini ia lebih sering bergeser ke kiri. Ia harus banyak berkeliling ke cabang-cabang perusahaan di kota-kota lain di Jawa Timur dan di Indonesia,” jelas Pak Gino. Cara berjalan itu, demikian menggetarkan dada. Bu Astrid makin dekat ke arahku.“Apa yang kau pikirkan sekarang?” tanya Bu Astrid.




















