Bahkan aku merasa terbebani dengan kerja rutin setiap pagi yaitu mencuci pakaian tuan rumah, memasak dan mengasuh beberapa anaknya yang masih kecil-kecil.Dengan alasan mau lebih konsentrasi belajar dan dipanggil oleh seorang teman mahasiswa untuk tinggal bersama karena sendirian di rumah kostnya, maka aku diizinkan pindah dari rumah itu, meskipun setiap hari minggu aku berusaha untuk tetap datang ke rumahnya membantu. Bokepindo Entah ini pertanda ujian atau keuntungan buatku, tapi yang jelas Nidar nampaknya gembira dan sedikit tersenyum memandangiku.“Dar, aku pulang saja, nanti hujannya lama dan tambah keras, temanku bisa khawatirkan diriku” kataku mengujinya. Kadang aku diantarkan nasi, ikan, kue dan sebagainya.Selaku pria normal, tentu tidak heran jika di antara mereka ada yang dapat menggaet hati kecilku, meskipun mulanya aku tetap tidak mau menunjukkan adanya perbedaan dalam penilaianku. Dalam hatiku memang itu yang kuharapkan.“Oh,




















