Nakal lu yah.. XNXX Gila banjir banget lu tadi, tapi enak, hangat!” komentarnya.“Kamu capek Ci? Sumpah enak banget tadi itu Ci!” katanya di dekat wajahku.“Itu tadi baru pemanasannya, sayang, kita masih belum beres,” kataku sambil membelai lembut rambutnya.“Yuk, sekarang nyusu aja dulu sambil istirahat,” suruhku memberi syarat padanya untuk melumat payudaraku.“Gua isep sekarang yah Ci” katanya dengan kedua tangan sudah mencaplok sepasang payudaraku.Aku mendesis dan tubuhku menegang merasakan mulut Felix mulai beraksi di payudaraku. Lu mau dilukis gimana?” tanya Felix yang baru keluar dari toilet.“Oohh.. Fuck me like that.. nggak nyesel kayanya gua cape-cape duduk telanjang selama ini yah, ya nggak Lix?” kataku sambil menolehkan wajah melihatnya yang sedang memperhatikanku yang tanpa tertutup sehelai benangpun dengan wajah memerah.“Eh.. Uuhh.. Kujilati memutar kepala kemaluannya sehingga memberinya kehangatan sekaligus sensasi luar biasa.Semakin kuemut benda itu




















