Wah, apa nih?Aku kenal betul tatapan mata seperti itu, ia menudingku. Ia diam. Bokepindo Tanti mulai terengahengah lagi. Aku pikir cewek ini lain, gimana ya rasanya have sex dengannya.. tubuhku serasa dijalari arus listrik. Ia bekerja dengan efisiensi ala bule yang memang diingini Mr. ledeknya sebelum mengecupi lecet bekas kukunya itu.Mau tak mau aku tertawa juga melihat ulahnya. Desah Tanti makin jelas. Aku merasa seperti mainan. Runtuh juga akhirnya pertahanan yang gigih itu. Kurapatkan tubuhnya ke tubuhku hingga payudaranya menekan dadaku. panggilku.Selama ia mandi aku berhasil menyelesaikan rancangan storyboard utama berkat pikiran yang sudah jernih.Ini bagus, katanya sambil menunduk memandangi disainku di layar komputer.Entah kenapa tibatiba terlintas dalam pikiranku bahwa ia milikku dan jangan sampai teman sekantor lainnya mendekatinya.Udah, kamu mandi dulu gih, cleanupnya biar aku yang rapiin, katanya dengan nada tak mau




















