Begitu lembut sekali dia mencium sekitar leherku, kemudian dia kembali mencium bibirku, dijulurkan lidahnya menjalari rongga mulutku.Akhirnya ciumannya kubalas juga, gelombang nafasnya mulai tidak beraturan. XXNX Dengan penuh nafsu dia mulai menjilati cairang bening yang keluar dari kemaluanku, rasanya nikmat sekali.Setelah puas menjilati, kemudian dia mulai memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya. Kaget juga dia karena sentakan kemaluanku yang langsung menerobos kemaluan Vhira.Aku mulai mengerakkan tubuhku, makin lama makin cepat, kadang- kadang sambil meremas- remas kedua bukit kembarnya. Setelah cairannya benar-benar bersih, Vhira kemudian berdiri, kemudian dia membuka semua pakaiannya, sampai akhirnya dia telanjang bulat.Kemudian dia menghampiriku, menciumi bibirku. Asal jangan ngasih racun.” katanya sambil tersenyum.“Bisa juga bercanda nih cewek, aku kasih obat perangsang baru tau..!” kataku dalam hati sambil pergi untuk mengambil beberapa minuman kaleng di dalam kulkas.




















