Namun usaha itu hanya sebatas memegang tangan Bejo , tetapi sejauh itu tidak menepiskan tangan Bejo dari payudaranya malah samar-samar aku mendengar gumaman dari mulut istriku yang tersumbat bibir Bejo , Hmmmmmm…Aku jadi tambah tegang manakala jari-jari kecil Bejo , berusaha melepas kancing-kancing daster istriku. Di atas sofa yang rendah berbentuk huruf L kedua anak orang yang berbeda usia terus melakukan aksi cium dan melumat bibir. XXNX Hal ini juga yang dialami oleh istriku, bagian bawa dasternya naik kurang lebih 15 cm. Bejo terus membelai pipi dan rambut istriku. Lalu tangannya sesekali meremas-remas pantatku. Lalu aku mengangguk dan berbisik pelan,
“Lakukanlah nak, hati-hati ya sayang, pelan pelan saja“ sambil kubelai wajah dan rambutnya., “Ibu takut dan ngeri …“,
“Takut dan ngeri karena apa Bu?”, potong Bejo dengan polosnya.




















