Lain halnya dgn suamiku mendengar dik Iwan berkata begitu dia bukannya marah tp malah mendukung dik Iwan dgn berkata,“Kasih aja mah gapap, kasian dik Iwan sudah lama ga ngerasain memek”“Kamu apa-apaan sih Pah” sahutku ga kalah seru.“Gapapa kog mah, papa ikhlas…kasih ya mah…pliisss…” pintanya sambil mengedipkan mata ke dik Iwan. Bokepindo Tak lama kemudian kulihat mereka berdua mengendap-endap beriringan masuk kamar aku seolah tak melihat. Dik Iwan pun menghentikan cumbuannya terus membopongku ke kursi makan, sambil memangkuku dia menghadapi meja makan sementara suamiku mengikuti dari belakang dan mereka duduk berimpitan kursi. Dia juga sering sembunyi-sembunyi berani mencium pipiku kalo mau pamit pulang ke Jakarta.Demikin pula dgn suamiku, dia seolah membiarkan kami asyik bercanda bahkan kadang dia juga mengawali pembicaran kearah yg berbau sex,“Dik Iwan asal kamu tau ya, biarpun mbak Susi ini umurnya




















