Namun karena jadwal kerjaku, aku tak bisa memenuhi undangannya.Dan terakhir kali kudengar, Nakim sudah beranak dua.Kusampaikan kabar baik itu ke istriku. Bokepindo Nakim sempat melirik kepadaku, kurespon dgn mengangkat jempolku sesaat. Andaikata ada, mungkin itu adalah tatapan Nakim yg agak tajam saat menangkap belahan dada istriku yg kadang tak sengaja terlihat saat membungkuk.Sering kutangkap moment itu yg kemudian membuatku akhirnya bertanya pada istriku.Ternyata istriku pun tahu dan juga menceritakan kejadian di siang hari waktu Nakim naik keatas bangku utk mengganti lampu dapur, dimana kala itu istriku yg memegangi bangkunya. Tangan Nakim menahan kepala istriku dgn kuatnya, desis dari mulut Nakim terdengar parau. Sambil memberi selimut, kukedipkan mata kepada istriku sambil beranjak keluar.aku ke kamar mandi duluan ya,ma,suaraku agak lantang mengiringi langkahku menuju pintu kamar.Diluar kamar,ternyata Nakim sudah berdiri didepan pintu kamar mandi menungguku.gimana,kim?,tanyaku




















