“Yup!” benar juga, bra-nya Lala masih nangkring di kaca spion Escudo yang tadi. Edan, lagi-lagi si Lala seperti burung yang lepas dari sangkar saja kembali teriak-teriak keenakan merasakan sodokan si kecil-ku yang makin aku bikin kencangan lagi. Bokep indo ooohh.. masukin lagi Sayaang… Lala piipisss lagi sayang…!” permohonan dia pun kukabulkan dengan lebih melesakkan si kecilku lebih dalam. uuuhhh… hhh!” Lala mendesah keenakan sambil kuteruskan pompaanku di dalam liangnya. cairan dan bercak darah perawan Lala ada juga di atas kap mesinnya (hehe.. “Yaann… jangan Yaann.. entar Lala jangan dipelet yah!”
Ih gemes aku melihat do’iku yang manja banget ini. sorry yah yang punya Escudo, kali-kali dia baca tulisanku ini dan ingat kapan kap mesin Escudonya itu rusak).”Aku selimuti jacketku menutupi tubuh Lala yang masih tetap mulus bercampur keringat itu.




















