tujuan yang udah ak pesen dari kemarin. Hanim : Mas semprotin ke muka Hanim aja ya Mas, biar tambah mulus muka ku dan kenceng Mas. XXNX Tak luput juga ak menyosor juga bokongnya yang kenyal itu, dan terasa aroma minyak wangi yang di semprotkannya. Aku : Baiklah sayangku … Sampai pada akhirnya,
“Jruuuuooot…..Cruuuoooooooooottttttt……cccccrrrrrrroooooott…croottt..”
Serasa pejuhku muncrat begitu banyak sekali ke arah mukanya Hanim,dan sebagian jga mengarah ke mulutnya sambil dia jilati pejuhku yang kental putih itu. Ak bangun dan ak gendong dalam keadaaan kontol yang msih tertancap di dalam, kemudian ak membalikkan tubuhnya untuk nungging dan langsung ak hajar kembali mekinya tanpa ampun dan .. Keringat yang bercucuran tak terbendung , dan aroma nya semakin merebak di ruangan kamar hotel. Dan setibanya transaksi udah keluar , ak langsung aja keluar dan untuk mencobanya menelpon kalau




















