Singkat cerita, malam minggu berikutnya Kresna menjemputku jam 7 tepat sesuai janjinya. XXNX Celana itu sebenarnya adalah Pengaman Anti Pemerkosaan milik kakak perempuanku. Aku hanya berdoa semoga mereka segera menyerah, tapi temenKresna malah iseng memencettombol pembuka. Saat memboncengnya itulah kuberanikan diri untuk bersandar pada punggungnya yang bidang. Dengan cutternya ia berusaha memutuskan tali braku tapi rupanya cutter saja tak cukup kuat, sehingga ia mengambil gunting rumput besar dari laci meja lalu mencoba menggunakannya untuk memutuskan tali braku, tapi tetap tali itu belum mau putus.Setelah lama mencoba, ia punmenyerah lalu ia pun membukanya dengan cara biasa. Maka setelah “suit” ternyata Kresna yang menang dan temannya itu menunggu di luar. Lagi-lagi aku manut saja padanya, kali ini karena shock dan rasa sakit yang menyerangku.




















